Ortopedik & Traumatologi

RS Panti Rapih melayani penggantian sendi lutut dan pinggul, pelurusan tulang belakang, serta peyambungan tulang.

Urologi

Unit bedah urologi melayani tembak batu ginjal dengan ESWL dan penanganan batu ginjal dengan metode PCNL.

Kesehatan Ibu dan Anak

Pelayanan yang bertujuan untuk mengoptimalkan luaran ibu dan bayi dengan pengamatan kehamilan berkelanjutan untuk mencapai “Healthy Mother and Healthy Baby”

testing testing
Penyakit Campak
Indeks Artikel
Penyakit Campak
Penyakit Campak
Semua Halaman

PENYAKIT CAMPAK

 

Apakah setiap bintik-bintik merah yang muncul di seluruh tubuh pada anak balita merupakan campak? Banyak para orangtua salah mengira gejala campak. Salah perkiraan ini tak jarang menimbulkan kerugian buat si anak. Anak dianggap sudah mendapat kekebalan campak, hingga anak melewatkan vaksinasi campak.


 

Definisi Suspek Campak:

Setiap orang yang demam dengan bercak kemerahan disertai minimal salah satu dari: mata merah (konjungtivitis) atau pilek atau batuk atau mencret.

 

Campak / Gabag /Morbili / Measles / Rubeola

  • Merupakan penyakit infeksi virus yaitu Morbillivirus.
  • Kejadiannya di seluruh dunia.
  • Menyerang manusia, belum diketahui pada binatang
  • Sangat menular, >90 % diantara kelompok orang rentan.
  • Umur terbanyak menderita campak adalah <12bulan, diikuti kelompok umur 1-4 tahun dan 5-14 tahun terlebih yang tidak mendapatkan imunisasi campak.

Cara Penularan

  • Penularan dari orang ke orang melalui percikan ludah dan transmisi melalui udara ( sampai 2 jam setelah  penderita campak  meninggalkan ruangan ).
  • Waktu Penularan: 4 hari sebelum dan 4 hari setelah ruam.
  • Penularan maksimum pada 3-4 hari  setelah ruam.

 

Gejala Penyakit CAMPAK

 

Hari 1-3 :

  • Demam tinggi.
  • Mata merah dan sakit bila kena cahaya.
  • Anak batuk pilek
  • Mungkin dengan muntah atau diare.

 

Hari 3- 4 :

  • Demam tetap tinggi.
  • Timbul ruam / bercak-bercak merah pada kulit dimulai

wajah dibelakang telinga menyebar cepat ke seluruh tubuh.

  • Mata bengkak terdapat cairan kuning kental

 

  • Bila ruam timbul waktu demam turun dan dengan penyebaran yang tidak khas, dan penderita berumur < 2tahun, bukan merupakan penyakit campak tetapi Eksantema Subitum / Roseola Infantum ( infeksi virus Herpes tipe 6 dan 7)

 

Hari 4 – 6 :

  • Ruam berubah menjadi kehitaman dan mulai mengering
  • Selanjutnya mengelupas secara berangsur-angsur
  • Akhirnya kulit kembali seperti semula tanpa menimbulkan bekas
  • Hilangnya ruam sesuai urutan timbulnya.

 

 

 

Komplikasi Penyakit Campak

Sering

Jarang

-Diare yang dapat diikuti    dehidrasi

-Radang paru-paru

-Malnutrisi

-Radang telinga tengah

-Sariawan

-Komplikasi mata

- Encephalitis / radang otak

- Myocarditis / radang otot jantung

- Pneumonia / radang paru-paru

- Subacute Sclerosing Pan Encephalitis (SSPE): proses degeneratif susunan saraf pusat. Disebabkan karena infeksi virus yang menetap.

 

 

Pengobatan :

  • Pada umumnya penyakit Campak dapat sembuh dengan sempurna. Komplikasi terjadi bila kekebalan anak tidak bagus atau anak menderita kurang gizi.
  • Pengobatan bersifat suportif, terdiri dari pemberian cairan yang cukup, suplemen nutrisi, obat anti-demam, obat batuk dan pilek. Bila tidak ada komplikasi dilakukan rawat jalan.
  • Rawat Inap bila:

•         Demam tinggi (>39ºC), dehidrasi, kejang, asupan makanan / minuman sulit, atau adanya komplikasi.

  • Pemberian Vitamin A (100.000 IU untuk anak usia 6-12 bulan dan 200.000 IU untuk >12 bulan. Vitamin A ini berfungsi untuk  perbaikan selaput lendir ( mata, mulut, hidung, usus) yang meradang.

Pencegahan :

  • Vaksinasi campak merupakan bagian dari imunisasi rutin pada anak.
  • Imunisasi Campak diberikan pada bayi usia 9 bulan, pemberian vaksin dibawah umur 9 bulan kurang efektif karena bayi masih mendapatkan  proteksi kekebalan dari ibu.
  • Vaksin kombinasi MMR ( Measles, Mumps, Rubella), dilakukan pada usia 12-15 bulan dan diulang saat usia 4-7 tahun.
  • Bayi yang pernah sakit campak sebelum usia 9 bulan apakah perlu divaksin campak? Karena beberapa penyakit virus lain gejalanya mirip campak, sehingga orangtua bahkan dokter keliru, bahwa penyakit yang disebabkan oleh virus lain dianggap sebagai campak. Seandainya benar-benar pernah menderita campak, bayi tetap boleh diberikan vaksin campak, tidak merugikan bayi, karena kekebalannya hanya bertahan beberapa tahun. Oleh karena itu semua anak balita dan usia sekolah di daerah yang banyak kasus campak dan cakupan imunisasinya masih rendah harus mendapat imunisasi campak ulangan (penguat) agar kekebalannya bisa berlangsung lama.

Sumber: Standar Pelayanan Medis Kesehatan Anak, Buku Pedoman Imunisasi Di Indonesia)

 

 

 

 

 

Komentar  

 
0 #1 MAWAR SOLIHATI 2012-11-24 07:51
:-) TERIMA KASIH INFONYA... ANAK SAYA TERKENA CAMPAK SUDAH MUNCUL BERCAK MERAH 2 HARI INI... MUDAH-MUDAHAN CEPAT SEHAT..AMIN!
Quote
 

Add comment


Security code
Refresh

Iklan
Iklan

Polling

Menurut Anda bagaimanakah pelayanan di RS Panti Rapih?
 
Iklan

Katering Gizi

Iklan

Rumah Sakit Panti Rapih, Rumah Sakit Yogyakarta, Rumah Sakit Jogja, Rumah Sakit Terbaik Yogyakarta, Rumah Sakit Unggulan Indonesia, Rumah Sakit Terbaik Indonesia, Peringkat Rumah Sakit Terbaik Yogyakarta, Peringkat Rumah Sakit Terbaik Indonesia, Rumah Sakit Panti Rapih, Sahabat Untuk Hidup Sehat, Bedah Urologi terbaik Indonesia, Bedah Urologi Terbaik Jawa, Bedah Urologi Terbaik Yogyakarta dan Jawa Tengah, Bedah Tulang Ortopedi terbaik Indonesia, Bedah Tulang Ortopedi Terbaik Jawa, Bedah Tulang Ortopedi Terbaik Yogyakarta dan Jawa Tengah, Rumah Sakit Klinik Ibu dan Anak, Rumah Sakit Klinik Ibu dan Anak Terbaik, Rumah Sakit Klinik Ibu dan Anak Terbaik Yogyakarta, Rumah Sakit Klinik Ibu dan Anak Terbaik Indonesia, Rumah Sakit Murah, Rumah Sakit dengan Pelayanan Terbaik, Rumah Sakit Yogyakarta Pelayanan Terbaik, Rumah Sakit Keluarga, Rumah Sakit Tipe A, Rumah Sakit Terakreditasi A, Rumah Sakit Unggulan Masyarakat, Rumah Sakit Unggulan Masyarakat Indonesia, Rumah Sakit Unggulan Yogyakarta, Onder de Bogen