Info Libur Lebaran 2017

Ortopedik & Traumatologi

RS Panti Rapih melayani penggantian sendi lutut dan pinggul, pelurusan tulang belakang, serta peyambungan tulang.

Urologi

Unit bedah urologi melayani tembak batu ginjal dengan ESWL dan penanganan batu ginjal dengan metode PCNL.

Kesehatan Ibu dan Anak

Pelayanan yang bertujuan untuk mengoptimalkan luaran ibu dan bayi dengan pengamatan kehamilan berkelanjutan untuk mencapai “Healthy Mother and Healthy Baby”

testing testing
Penggunaan Obat di Bulan Puasa

puasaSaat bulan puasa tiba, sering muncul pertanyaan bagaimana cara menggunakan obat saat sedang berpuasa? Apakah akan membatalkan puasa? Obat apa saja yang tidak membatalkan puasa? Kalau terpaksa harus minum obat, bagaimana cara minumnya?

Penyakit memang tidak memandang waktu datangnya. Termasuk saat berpuasa. Tidak banyak orang yang mengerti betul tentang aturan pakai obat saat berpuasa sehingga terapi tidak berjalan dengan baik. Padahal penyakit yang tidak terobati dengan benar akan mengacaukan puasa kita.

Obat-obat yang diperbolehkan digunakan saat puasa

Tidak semua penggunaan obat membatalkan puasa, yaitu dalam bentuk yang tidak diminum melalui mulut dan masuk saluran pencernaan.

puasa 2

Beberapa bentuk sediaan obat yang tidak membatalkan puasa menurut Alomi Yousef, 2003 antara lain:

  1. Tetes mata, tetes telinga, tetes hidung, dan semprot hidung
  2. Krim, pasta, gel, dan plaster (patch)
  3. Ovula, Suppositoria dan Enema
  4. Injeksi di kulit, otot, tulang, atau intravena
  5. Obat Anestesi

Bagaimana penggunaan obat minum saat puasa?

Frekuensi

Sebelum Makan

Setelah Makan

1 kali sehari

1 jam sebelum sahur

1 jam setelah berbuka puasa

2 kali sehari

1 jam sebelum sahur, 1 jam sebelum berbuka puasa

1 jam setelah berbuka puasa atau 1 jam setelah sahur

3 kali sehari

1 jam sebelum sahur, 1 jam sebelum berbuka puasa, dan sebelum tidur

1 jam setelah berbuka puasa,

1 jam setelah sahur, dan sebelum tidur

Bagaimana penggunaan obat sebelum dan sesudah makan?

Selama bulan Ramadhan perlu diperhatikan aturan minum obatnya, apakah sesudah atau sebelum makan.

  • Jika aturannya 1 kali sehari sebelum makan: obat bisa diminum pada saat sahur (setengah jam sebelum makan) atau pada saat berbuka (setengan jam sebelum makan). Gunakan sesuai anjuran, apakah biasanya pagi atau malam. Misalnya obat hipertensi yang sebaiknya diminum pada pagi hari dan obat kolesterol yang sebaiknya diminum pada malam hari. Usahakan waktu minum obatnya selalu konsisten.
  • Jika aturannya 1 kali sehari setelah makan, obat bisa diminum seperti diatas, hanya saja diminumnya ± 5-10 menit setelah makan besar.

Contoh Beberapa cara penggunaan obat di bulan Ramadhan

Obat-Obatan

Aturan minum

Anti epilepsi

1-2 kali sehari, kecuali Asam Valproat

penggunaan bersama dengan makanan bisa mengurangi absorbsi obat. Jadi bisa dikonsumsi 1-2 jam setelah berbuka puasa atau sahur

Antipsikiatri

1 kali sehari

penggunaan bersama dengan makanan bisa mengurangi absorbsi obat. Jadi bisa digunakan saat malam sebelum tidur

Antiplatelet dan antikoagulan (Warfarin)

1 kali sehari.

Penggunaan : setelah berbuka puasa karena bila dikonsumsi saat perut kosong, bisa berakibat gangguan pada lambung

Bila sedang menggunakan warfarin, kurangi konsumsi makanan yang mengandung Vitamin K, seperti brokoli, bayam, kubis karena bisa meningkatkan efek antikoagulan.

 

Antiinfeksi / antibiotika

1-2 kali sehari, bisa saat berbuka puasa atau sahur

Penetral asam lambung

1-2 kali sehari, saat sahur dan pada saat malam hari sebelum tidur jika obat diminum 2 kali sehari

Antihipertensi

1-2 kali sehari saat berbuka puasa

Obat Kolesterol

1 kali sehari dikonsumsi pada jam 7 – 9 malam

Obat Diabetes

1 kali sehari setelah berbuka puasa.

Hindari penggunaan obat-obat anti diabetes pada saat makan sahur agar tidak terjadi keadaan hipoglikemia pada saat berpuasa di siang harinya.

Obat

1 kali sehari saat berbuka puasa

Analgesik / pengurang rasa sakit

Bila perlu 1-2  kali sehari saat berbuka puasa dan sesudah sahur

Obat dengan batas keamanan penggunaan yang sempit, misalnya  warfarin, theophylin, digoxin, phenytoin

Jika dokter memberikan obat dengan pemakaian 3 sehari, dapat ditanyakan apakah ada alternatif obat sejenis yang bisa diminum 1 atau 2 kali sehari. Konsultasikan pada dokter atau apoteker anda untuk memastikan penggunaan obat secara benar agar keberhasilan pengobatan dapat tercapai.

puasa 3

Referensi :

https://mediskus.com/tips/cara-minum-obat-saat-berpuasa-di-bulan-ramadhan

Ikawati, Z., 2014, pengguanaan Obat di Bulan Ramadhan, Programa Fakultas Farmasi UGM. Jogjakarta.

Instalasi Farmasi RS Panti Rapih-PKPA Periode April-Mei 2017

 

Add comment


Security code
Refresh

Informasi Dokter

TELAH BERGABUNG
DI RS PANTI RAPIH

dr. Suryono Yudha Patria, P.Hd., Sp.AK

Spesialis Anak Konsultan Endokrinologi Anak

Jadwal Praktek

Senin pukul 19:00 - 20:00

Kamis pukul 19:00 - 20:00

Ruang 301 - Lantai 3 Rawat Jalan

Iklan

Polling

Menurut Anda bagaimanakah pelayanan di RS Panti Rapih?
 
Iklan

Katering Gizi

Iklan

Rumah Sakit Panti Rapih, Rumah Sakit Yogyakarta, Rumah Sakit Jogja, Rumah Sakit Terbaik Yogyakarta, Rumah Sakit Unggulan Indonesia, Rumah Sakit Terbaik Indonesia, Peringkat Rumah Sakit Terbaik Yogyakarta, Peringkat Rumah Sakit Terbaik Indonesia, Rumah Sakit Panti Rapih, Sahabat Untuk Hidup Sehat, Bedah Urologi terbaik Indonesia, Bedah Urologi Terbaik Jawa, Bedah Urologi Terbaik Yogyakarta dan Jawa Tengah, Bedah Tulang Ortopedi terbaik Indonesia, Bedah Tulang Ortopedi Terbaik Jawa, Bedah Tulang Ortopedi Terbaik Yogyakarta dan Jawa Tengah, Rumah Sakit Klinik Ibu dan Anak, Rumah Sakit Klinik Ibu dan Anak Terbaik, Rumah Sakit Klinik Ibu dan Anak Terbaik Yogyakarta, Rumah Sakit Klinik Ibu dan Anak Terbaik Indonesia, Rumah Sakit Murah, Rumah Sakit dengan Pelayanan Terbaik, Rumah Sakit Yogyakarta Pelayanan Terbaik, Rumah Sakit Keluarga, Rumah Sakit Tipe A, Rumah Sakit Terakreditasi A, Rumah Sakit Unggulan Masyarakat, Rumah Sakit Unggulan Masyarakat Indonesia, Rumah Sakit Unggulan Yogyakarta, Onder de Bogen

www.pantirapih.or.id