Ortopedik & Traumatologi

RS Panti Rapih melayani penggantian sendi lutut dan pinggul, pelurusan tulang belakang, serta peyambungan tulang.

Urologi

Unit bedah urologi melayani tembak batu ginjal dengan ESWL dan penanganan batu ginjal dengan metode PCNL.

Kesehatan Ibu dan Anak

Pelayanan yang bertujuan untuk mengoptimalkan luaran ibu dan bayi dengan pengamatan kehamilan berkelanjutan untuk mencapai “Healthy Mother and Healthy Baby”

testing testing
Bahaya Merokok

Dengan merokok, Anda menginvestasikan sejumlah penyakit berbahaya.....

Merokok menyebabkan sejumlah efek kesehatan yang berbahaya baik bagi perokok (aktif) maupun bagi orang lain sebagai perokok pasif karena asap rokok yang terhirup.

Apa yang terkandung dalam asap rokok?

Rokok mengandung lebih dari 3.800 bahan kimia, sebagian besar diantaranya beracun.Racun dalam asap rokok yang dihisap oleh perokok aktif dan perokok pasif meliputi: Nikotin, Tar, Arsenik, Benzen, Karbonmonoksida, Formalin, Hidrogen sianida, Amoniak, Vinyl klorida.

1.    Nikotin, merupakan racun saraf yang potensial dan digunakan sebagai bahan baku berbagai jenis insektisida. Nikotin memiliki daya karsinogenik terbatas yang menjadi penghambat kemampuan tubuh untuk melawan sel-sel kanker, akan tetapi nikotin tidak menyebabkan perkembangan sel-sel sehat menjadi sel-sel kanker. Nikotin yang dihirup hanya memerlukan waktu singkat untuk mencapai peredaran darah di otak. Nikotin dalam otak akan menstimulasi berbagai senyawa kimia neurotransmiter dan hormon yang bertanggung jawab terhadap semua efek “penenang” bagi perokok. Senyawa ini akan terus-menerus dihasilkan selama terdapat nikotin di dalam peredaran darah otak. Akibatnya, bila kadar nikotin menurun, otak akan mengirim pesan “butuh” nikotin kembali.

2.    Tar,  kadar tar pada rokok antara 0,5-35 mg per batang. Tar sejenis cairan berwarna coklat atau hitam yang merupakan substansi hidrokarbon bersifat lengket dan menempel pada paru-paru. Tar menyebabkan kanker paru-paru. Bahaya rokok dari racun ini sangat mengancam kelangsungan hidup si perokok.

3.    Karbon monoksida, mengikat hemoglobin yang terdapat dalam sel darah merah (eritrosit) lebih kuat dibanding oksigen. Tubuh yang kekurangan oksigen akan mengecilkan pembuluh darah. Bila proses tersebut berlangsung lama, maka pembuluh darah akan menyempit. Penyempitan pembuluh darah bisa terjadi di otak, paru, ginjal, saluran kandungan, ari-ari pada janin, dan di mana-mana.

4.    Hidrogen sianida, merupakan zat yang mudah terbakar dan paling ampuh untuk menghalangi ataupun merusak saluran pernapasan. Walaupun hanya sedikit, apabila sianida dikomsumsi orang secara langsung, maka manusia tersebut bisa meninggal.

5.    Benzene dan formaldehid, merupakan senyawa karsinogen yang berbahaya, Arsen yang sering digunakan sebagai racun tikus, dan karbon monoksida, yang merupakan komponen utama pada asap rokok dan asap kendaraan, merupakan beberapa senyawa yang terdapat pada rokok.

 

Merokok:

-Berkaitan dengan angka kematian akibat penyakit jantung koroner (PJK) yang lebih tinggi pada semua umur

-Meningkatkan risiko kematian akibat penyakit jantung pada laki-laki dan wanita paruhbaya sebanyak 3 kali

-Berinteraksi dengan faktor risiko PJK lainnya:

•          Diabetes

•          Hipertensi

•          Hiperkolesterolemia

Bahkan merokok dalam jumlah sedikit berbahaya

-Mereka yang menghisap

•Hanya 6-9 batang rokok perhari meningkatkan risiko serangan jantung sebesar 210%

•Mortalitas (angka kematian) karena penyebab apapun meningkat sampai 200%

-Mereka yang tidak menghisap

•Risiko serangan jantung juga meningkat

•Risiko kematian akibat penyebab apapun juga meningkat

-Mereka yang menghisap

•Hanya 6-9 batang rokok perhari meningkatkan risiko serangan jantung sebesar 210%

•Mortalitas karena penyebab apapun meningkat sampai 200%

-Mereka yang tidak menghisap

•Risiko serangan jantung juga meningkat

•Risiko kematian akibat penyebab apapun juga meningkat

 

Merokok dan Penyakit Vaskular

-Penyakit vaskular perifer )penyakit pembuluh darah tepi) – risiko perokok dibandingkan dengan bukan perokok:

•Merokok <20 batang/hari meningkatkan risiko lebih dari 11 kali

•Merokok >20 batang/hari meningkatkan risiko lebih dari 15 kali

-Aneurisme aorta(Kelainan pembuluh darah besar aorta) ( – risiko perokok lebih dari 5 kali

-Meningkatkan risiko trombosis cerebral (penyumbatan pembuluh darah otak) dan stroke

 

Merokok dan Diabetes

Penderita diabetes yang merokok memiliki risiko kematian prematur 2 kali lebih besar dibandingkan dengan penderita diabetes yang tidak merokok.

Merokok dan diabetes berinteraksi:

•Meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular sebanyak 14 kali dibandingkan dengan merokok atau diabetes secara terpisah

•Mempercepat terjadinya nefropati (gangguan fungsi ginjal)

•Mempercepat terjadinya neuropati (gangguan fungsi saraf)

 

Merokok Merusak Fungsi Paru

Merokok mempercepat proses penuaan paru-paru yang normal

Merokok menyebabkan peradangan saluran udara yang berukuran kecil

•Menyebabkan terjadinya radang paru.

•Elastisitas paru normal menjadi hilang

•Fibrosis (pemadatan jaringan paru) dan distorsi jalan nafas

- Kehilangan fungsi paru

•Dimulai lama sebelum gejala awal muncul

•Bila gejala awal muncul, perokok telah mengalami kehilangan fungsi paru yang bermakna

 

PPOK (Penyakit Paru Obstuktif Kronik) dan Penghentian Merokok

Bila pasien belum memiliki gejala, HANYA penghentian merokok dapat memperbaiki perjalanan klinis PPOM.

Setelah berhenti merokok:

•Peningkatan fungsi paru

•Penuaan paru kembali ke kecepatan  normal

Terapi dengan obat-obatan TIDAK memberikan keuntungan yang sama seperti berhenti merokok

 

Penghentian Merokok dan Pengembalian Fungsi Paru

Bila seorang berhenti merokok, pada beberapa minggu pertama, dia akan batuk dan berdahak LEBIH BANYAK

Pasien sering SALAH menginterpretasikan gejala-gejala bahwa penghentian merokok membuat mereka menjadi lebih sakit

Sebenarnya ini merupakan tanda-tanda KESEMBUHAN:

•Kembalinya fungsi normal cilia saluran nafas

•Sembuhnya mekanisme “pembersihan” paru

 

Merokok dan Infeksi Paru

-Perokok memiliki peluang yang lebih banyak untuk menderita

•Bronkitis akut dan kronis

•Pneumonia

•Tuberkulosis

-Racun tembakau merusak cilia paru

•Mengurangi dampak pembersihan cilia

•Mengurangi fungsi imunitas

 

Tuberkulosis (TB) dan merokok

Merokok merupakan faktor risiko untuk tuberkulosis paru dan ekstra-paru

Penelitian pada laki-laki di India

•Risiko perokok sampai 4,5 kali lebih mungkin untuk menderita TB klinis dibandingkan dengan bukan perokok

•Perokok 4,5 kali lebih mungkin untuk meninggal karena TB

Risiko TB meningkat walaupun jumlah rokok yang dihisap kurang dari 10 batang per hari

 

Kondisi Mulut yang Disebabkan oleh Penggunaan Tembakau

-Kanker mulut

  • Merokok meningkatkan risiko kanker mulut sebanyak 1000% sampai 2000%
  • Risiko meningkat sejalan dengan jumlah dan lama merokok

-Pada saat diagnosis:

  • Hanya 30% kanker mulut masih terlokalisir
  • 70% telah menyebar ke kelenjar getah bening

 

Kondisi Mulut yang Disebabkan oleh Penggunaan Tembakau

- Leukoplakia

•Lesi prekanker, berupa bercak putih tidak hilang pada selaput lendir mulut.

•Risiko meningkat sejalan dengan jumlah dan lama merokok

•6 kali lebih sering pada perokok

•Salah satu bentuk:”langit-langit mulut perokok”

Kondisi Mulut Lainnya yang Disebabkan oleh Penggunaan Tembakau

-Penyakit gigi dan gusi.

-Karies gigi

-Karang gigi & pembentukan plak

-Pewarnaan dan noda pada gigi

-Nafas berbau

-Hairy tongue

Mekanisme Efek Tembakau Terhadap Kesehatan Oral

Penggunaan rokok:

-Mengganggu respon sistem imun

-Menurunkan peredaran pembuluh darah ke jaringan

-Menghambat penyembuhan jaringan

 

Merokok dan Impotensi

-Risiko yang paralel dan kuat dengan

•Penyakit jantung koroner

•Atherosclerosis

-Risiko impotensi meningkat seiring dengan jumlah dan durasi merokok

-Sebagian disebabkan oleh kerusakan fungsi normal dinding pembuluh darah

-Peluang untuk mengalami impotensi dibandingkan dengan bukan perokok:

•Perokok saat ini – 90% risiko lebih tinggi

•Perokok pasif – 240% risiko lebih tinggi

•Perokok cerutu - 200% risiko lebih tinggi

 

Efek Merokok terhadap Mata

-Merokok meningkatkan risiko untuk mengalami katarak sebanyak 230%

-Efek dosis respons:

Setiap peningkatan lama rokok sebanyak 10 tahunnya, risiko katarak meningkat sebanyak lebih dari 20%.

 

Merokok dan Sistem Imunitas

Perubahan fungsi imunitas

•Penurunan jumlah dan fungsi sel pembunuh alami

•Penurunan jumlah sel imun lainnya

•Penurunan keempat jenis antibodi

 

Penyakit Psikiatrik dan Merokok

Angka merokok lebih tinggi pada semua kelompok penderita gangguan jiwa dibandingkan dengan populasi umum:

•Schizophrenia           70-90%

•Gangguan bipolar     >50%

•Depresi mayor          20-40 %

 

 

Perokok Pasif

-Istilah lain untuk perokok pasif

second hand smoke

involuntary smoke

environmental tobacco smoke

-Jenis perokok pasif

•“mainstream smoke” - asap rokok yang dihembuskan oleh perokok

•“sidestream smoke”- asap rokok yang berasal langsung dari rokok yang menyala

•Dua kali lebih berbahaya dibandingkan mainstream smoke

-Sumber utama polusi udara dalam ruangan

-Mengandung toksin dan karsinogen

-Berkaitan dengan banyak dampak buruk kesehatan pada:

Anak-anak

Dewasa

Fetus

 

Perokok Pasif dan Anak-Anak

-Tubuh anak-anak masih tumbuh dan berkembang

-Anak-anak lebih sensitif terhadap efek pernafasan akibat asap rokok pasif

-Penyakit pernafasan dapat mengganggu perkembangan dan fungsi paru-paru normal

-Penyebab utama ketidakhadiran di sekolah

 

Penyakit Saluran Pernafasan Bawah

-Anak-anak 0-2 tahun

•Bila bapak merokok, risiko infeksi saluran pernafasan meningkat sebanyak 30%

-Rawat inap di rumah sakit

•Bila bapak merokok, tingkat rawat inap di rumah sakit meningkat lebih dari 30%

 

Penyakit Saluran Pernafasan Bawah pada Anak Berusia 5-16 tahun

-Batuk

•Bila bapak merokok, risiko batuk meningkat sebanyak 10-30%

-Asma

•Anak < 6 tahun, risiko meningkat 20-30%

•Anak > 6 tahun, risiko meningkat 5-20%

-Pada semua umur, perokok pasif meningkatkan keparahan, frekuensi serangan, penggunaan obat, dan rawat inap di rumah sakit untuk penderita asma

 

Penyakit Telinga Tengah pada Anak-Anak

-Paparan perokok pasif meningkatkan risiko:

•Infeksi telinga tengah sampai 60%

•Rekurensi infeksi telinga tengah sampai kira-kira 50%

-Infeksi telinga rekuren meningkakan risiko kehilangan pendengaran dan masalah bicara.

 

Sindroma Kematian Bayi Mendadak (Sudden Infant Death Syndrome)

-Perokok pasif merupakan faktor risiko independen untuk sindroma kematian bayi mendadak/Sudden Infant Death Syndrome (SIDS)

-Bila ayah merokok, risiko SIDS meningkat sebanyak 50%-200%

 

Efek Asap Rokok Terhadap Janin

-Karbon Monoksida

•Terikat secara irreversibel pada hemoglobin janin

•Penurunan pengangkutan oksigen kepada janin

-Nikotin

•Menurunkan aliran darah uterus sampai 38%

-Toksin dalam asap dapat melewati plasenta

-Banyak efek asap rokok terhadap janin

•Diperberat oleh nutrisi ibu yang buruk

 

Perokok Pasif dan Kehamilan

-Meningkatkan risiko berat badan lahir rendah sampai 240%

-Meningkatkan risiko untuk:

•Kelahiran prematur sampai 600%

•Kelahiran sangat prematur sampai 530%

 

Perokok Pasif dan Kesakitan Pada Dewasa

-Wanita Indonesia yang memiliki suami perokok:

•Rokok biasa – risiko kanker paru meningkat lebih dari 279%

•Rokok kretek – risiko kanker paru lebih dari  300%

-Orang dewasa dengan asma yang terpapar perokok pasif:

•Batuk  - 20% risiko lebih tinggi

•Gangguan napas – 85% risiko lebih tinggi

•Keberbatasan aktifitas - 200% risiko lebih tinggi

Apa yang dapat dilakukan tentang epidemik merokok?

Peran Dunia Kedokteran

-Tembakau:

•Menyebabkan dampak buruk pada hampir setiap organ tubuh

•Merupakan penyebab utama kesakitan dan kematian yang dapat dicegah

•Membawa penderitaan yang besar bagi pasien dan keluarganya

•Pada tahun 2030 akan merupakan penyebab kematian utama di dunia

-Penanganan penggunaan tembakau merupakan bagian dari pelayanan kedokteran modern yang baik

 

Apa yang dapat dilakukan oleh profesional kesehatan untuk menangani epidemik tembakau?

 

Peran dokter sebagai pemimpin

Di negara-negara maju

•Sebelum tahun 1940 dokter merokok lebih banyak daripada populasi umum

Setelah laporan Surgeon General tahun 1964 yang menunjukkan bahaya merokok

•Dokter menjadi pemimpin dalam penghentian merokok

•Dokter mulai mendorong pasien untuk berhenti merokok

•Dokter merupakan panutan yang menginspirasi populasi umum untuk berhenti merokok

 

Angka merokok di kalangan dokter pada saat ini kurang dari 2%

 

Penghentian Merokok di Kantor dan Rumah Sakit

Penghentian merokok kadang dapat merupakan tantangan karena:

•Dokter sangat sibuk dengan prioritas lainnya

•Waktu yang terbatas dengan pasien

•Dokter tidak memiliki pengetahuan dan ketrampilan untuk membantu pasien berhenti merokok

•Dokter mungkin masih merokok

 

Peran Dokter di Negara Maju

Walaupun penghentian merokok kadang-kadang sulit, dokter masih tetap menangani masalah rokok karena masalah ini sangat penting.

•98% menanyakan kepada pasien tentang perilaku merokok mereka

•95% menganjurkan pasien untuk berhenti merokok

 

Apa yang dipikirkan dan dikatakan oleh pasien?

-Pasien mengatakan bahwa bila dokter menyarankan untuk berhenti merokok, maka saat itu mereka berpikir untuk berhenti merokok

-Bila dokter tidak mengatakan apa-apa, pasien tidak berpikir untuk berhenti merokok.

Apakah anak kita akan memiliki masa depan yang bebas rokok?

 

(Sumber:  Myra Muramoto, M.D., M.P.H., University of Arizona, College of Medicine)

 

Add comment


Security code
Refresh

Informasi Dokter

TELAH BERGABUNG
DI RS PANTI RAPIH

Dr. dr. Heru Pradjatmo, M.Kes., Sp.OG(K)Onk

Dokter Spesialis Kandungan

Jadwal Praktek

Senin pukul 16:00 - 18:00

Rabu pukul 16:00 - 18:00

Jumat pukul 07:00 - 08:00

Ruang 312 - Lantai 3 Rawat Jalan

Iklan

Pendaftaran Online

Iklan

Informasi Kamar

Iklan

Polling

Menurut Anda bagaimanakah pelayanan di RS Panti Rapih?
 

Katering Gizi

Iklan
Iklan
Iklan

Rumah Sakit Panti Rapih, Rumah Sakit Yogyakarta, Rumah Sakit Jogja, Rumah Sakit Terbaik Yogyakarta, Rumah Sakit Unggulan Indonesia, Rumah Sakit Terbaik Indonesia, Peringkat Rumah Sakit Terbaik Yogyakarta, Peringkat Rumah Sakit Terbaik Indonesia, Rumah Sakit Panti Rapih, Sahabat Untuk Hidup Sehat, Bedah Urologi terbaik Indonesia, Bedah Urologi Terbaik Jawa, Bedah Urologi Terbaik Yogyakarta dan Jawa Tengah, Bedah Tulang Ortopedi terbaik Indonesia, Bedah Tulang Ortopedi Terbaik Jawa, Bedah Tulang Ortopedi Terbaik Yogyakarta dan Jawa Tengah, Rumah Sakit Klinik Ibu dan Anak, Rumah Sakit Klinik Ibu dan Anak Terbaik, Rumah Sakit Klinik Ibu dan Anak Terbaik Yogyakarta, Rumah Sakit Klinik Ibu dan Anak Terbaik Indonesia, Rumah Sakit Murah, Rumah Sakit dengan Pelayanan Terbaik, Rumah Sakit Yogyakarta Pelayanan Terbaik, Rumah Sakit Keluarga, Rumah Sakit Tipe A, Rumah Sakit Terakreditasi A, Rumah Sakit Unggulan Masyarakat, Rumah Sakit Unggulan Masyarakat Indonesia, Rumah Sakit Unggulan Yogyakarta, Onder de Bogen

www.pantirapih.or.id